Selasa, 21 Agustus 2012

KHILAFAH, PEMERSATU UMMAT MUSLIM

Khilafah Islamiyah, Negara Bagi Ummat Muslim Sedunia

Kehidupan umat Islam tanpa Daulah Khilafah penuh dengan kehinaan dan keterpurukan.?  Bidang-bidang kehidupan umat seperti sosial, politik, ekonomi, budaya, dan sebagainya jauh dari aturan Allah SWT.?  Umat pun tidak memiliki benteng yang mampu melindunginya, sehingga negara-negara imperialis Barat dapat terus melestarikan hegemoninya atas umat Islam.?  Karenanya, eksistensi Khilafah sangatlah urgen.?  Selain itu, tegaknya hukum-hukum Islam secara menyeluruh yang tak dapat sempurna terwujud tanpa Khilafah merupakan kewajiban dari Allah SWT yang tak bisa ditawar-tawar lagi.?  Untuk itu, perlu ada perjuangan mengembalikan Khilafah.?  Jalannya tidak dapat lain kecuali mengikuti metode Rasululah SAW.?  Di samping itu, diperlukan langkah-langkah strategis ataupun praktis dalam menjalankan metode tersebut.?  Menegakkan Khilafah bukan perkara utopis, karena secara i’tiqodiy dan juga berdasarkan tinjauan sejarah dan realitas kekinian, Khilafah adalah suatu keniscayaan.
?
Urgensi Penegakan Khilafah Islamiyah
Kehidupan Islam secara nyata mulai ditegakkan Rasulullah SAW di Madinah semenjak Rasulullah dan para shahabatnya berhijrah dari Makkah Al Mukarramah ke kota itu pada tahun 622 M.?  Setelah beliau SAW berpulang ke haribaan Allah

Kamis, 16 Agustus 2012

Tak Memperjuangkan Khilafah, Berdosa?

Sudah lama tak update blog, haduh, lagi tak ada waktu. kembali copas saja dulu. Tapi ga masalah ya? yang ini betul2 bagus. Ini saya copas dari http://hizbut-tahrir.or.id/2011/08/02/tak-memperjuangkan-khilafah-berdosa/ .. Selamat membaca.




Tak Memperjuangkan Khilafah, Berdosa?



Soal:
Jika menegakkan Khilafah hukumnya fardhu kifayah, apakah tidak cukup hanya dengan kelompok-kelompok yang sudah ada? Apakah kaum Muslim masih berdosa jika tidak ikut berjuang menegakkan Khilafah saat sudah ada yang mengerjakannya?
Jawab:

Sabtu, 21 Juli 2012

TARAWIH, 11 RAKAAT ATAU 23 RAKAAT ?

Ramadhan telah tiba, kita kedatangan tamu besar. Ramadhan, disana ketika pahala yang sunah menjadi wajib dan yang wajib dilipatgandakan. Bulan penuh berkah, ketika doa akan diijabah juga ampunan juga diberikan. Kita dianjurkan untuk memperbanyak ibadah di bulan ini. Salah satu ibadah yang khas dalam Ramadhan yaitu shalat tarawih.


Tarawih adalah shalat malam yang khusus hanya ada di bulan Ramadhan dan termasuk juga bagian dari shalat nafilah (tathawwu'). Shalat ini hukumnya sunah mu'akkad, bisa dilakukan secara munfarid (sendiri), namun lebih utama jika dilakukan secara berjama'ah. Waktu untuk melakukan shalat tarawih adalah setelah waktu shalat isya' sampai terbit fajar (waktu subuh). Tak banyak perbedaan tentang hukum maupun waktu pelaksanaan shalat tarawih ini, hanya saja yang masih sering jadi pertanyaan adalah berapa sebenarnya jumlah rakaatnya?

Senin, 18 Juni 2012

HUKUMNYA PACARAN DALAM ISLAM

1. ramai remaja dan remaji Islam melakukan sebuah aktivitas antar akhwan-ikhwan atas nama cinta yg mereka sebut dengan #pacaran
2. ya, #pacaran yg gak afdhol katanya masa remaja kalau mereka ga#pacaran | hampa katanya
3. seakan2 itu adalah hal yang wajib buat para remaja | mereka ga pernah berpikir "apa hukumnya #pacaran dlm Islam?" kl dia Islam
4. yg mereka tau itu keren bin gaul buat para remaja, n itu sdh jd budaya d kalangn remaja | mk sekiranya perlu utk bahas ttg hukum #pacaran
5. jd gini, stlh sy ngaji, sy kaji, & cari sumber, akhirnya sy menemukan jawaban yg tepat ttg apa sih sbnernya hukum #pacaran dlm Islam

6. kaedah syara' >>al-ashlu fil af'al taqoyyidu bi hukmisy syar'i ( hukum asal perbuatan adalah terikat dengan hukum syara'/syariat Islam)
7. jd ketika seseorang mengikrarkan " bahwa saya muslim " maka wajib baginya dalam aktivitas perbuatanya terikat dengan Hukum Syariat Islam

8. Hukum syara' itu ada 5: wajib, sunah, mubah, makruh, haram | nah#pacaran masuk yg mana nih, lanjut aja dl >>
9. kita cari referensi lain >> dlm Islam hbgn akhwat-ikhwan dlm Islam itu dibatasi pd hal2 yg dibolehkn oleh syara' | selain itu HARAM
10. contoh yg diperbolehkn dlm hal jual-beli, kesehatan, pendidikan, muamalah dan semacamnya | yg jela bkn dlm hal #pacaran

Selasa, 22 Mei 2012

10 TWEET DAKWAH DHIKA

01. Semua yang hidup akan merasakan mati | kematian selalu engintai setiap yang hidup
02. kematian ga selalu menunggu orang menjadi tua | jadi yang muda ngga mesti masih lama hidupnya
03. banyak orang muda yang menemui kematian tanpa di sangka2 | jadi mati ga harus nunggu tua
04. Mungkin aja setelah baca tweet kita mati | mungkin aja setelah logout twitter kita mati | siapa yg tau?
05. bukan doa'in yg jelek, tp cuma mengingatkan kl kita itu pasti mati | sebenernya mau ngingetin kalo kita maksiat skrg blm tntu bsa tobat
06. Ada yg tau kapan kita mati? | rahasia Allah kn? | jadi jangan biasain selalu maksiat, siapa tau jg pas lagi maksiat kita mati?
07. makanya juga knp kita masih tunda2 shalat kalo uda dateng waktu shalat? | ngga bisa jaminkan kita mati setelah kita sholat?

Minggu, 20 Mei 2012

ISLAM DAN KEBANGKITAN NASIONAL

20 Mei bagi bangsa Indonesia diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Sejarah bicara bahwa Hari Kebangkitan Nasional diperingati setiap tanggal 20 Mei, karena tanggal tersebut adalah hari lahirnya Boedi Oetomo (BO) yang dianggap sebagai penggagas kebangkitan di Indonesia. Apakah benar begitu? Lalu kenapa judulnya saya cantumkan Islam?

Boedi Oetomo (BO) atau Sarikat Islam (SI)?


Sesungguhnya umat Islam memiliki peran sangat penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia dan dalam menumbuhkan kebangkitan. Peperangan yang terjadi pada abad ke-19 melawan penjajah Belanda selalu bernafaskan jihad.

Memang, dalam sejarah yang ditulis secara tidak obyektif, peran umat Islam yang sesungguhnya sangat sentral itu dihapus atau dikecilkan; kalaupun tetap tercatat, itu terbaca dalam bingkai yang berbeda, yakni dalam kerangka nasionalisme sempit, bukan lagi dalam bingkai Islam. Salah satu contoh sangat nyata dari penghapusan peran Islam adalah apa yang dialami oleh Sarikat Islam (SI). Sejarah kita mencatat, gagasan kebangkitan itu datang dari Boedi Oetomo (BO). Karena itu, setiap tanggal 20 Mei, hari lahir BO, diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Padahal kenyataan sebenarnya tidaklah seperti itu. BO tidak bisa disebut sebagai organisasi yang menggagas, apalagi menggerakkan kebangkitan.

Sabtu, 12 Mei 2012

SEJARAH PERJUANGAN KHILAFAH DI NUSANTARA

(dari Al-Wa'ie edisi Mei 2012)

Kegigihan Para Pejuang Syariah dan Khilafah Di Bumi Nusantara

Sudah menjadi rahasia umum di antara orang/pejabat Belanda bahwa banyak sultan di Indonesia memberikan baiat (sumpah kesetiaan dan kepatuhan)-nya kepada Khalifah di Istanbul. Dengan itu secara efektif membuat kaum Muslim menjadi warga negara Khilafah (Negara Islam).
Kaum Muslim di Aceh adalah yang paling menyadari akan status mereka. Koran Sumatera Post menulis tentang ini pada tahun 1922, “Sesungguhnya kaum Muslim Aceh mengakui Khalifah di Istanbul.”
Bukan hanya itu, mereka juga mengakui fakta bahwa tanah mereka adalah bagian dari Negara Islam. Ini adalah salah satu alasan atas perlawanan sengit mereka melawan Belanda. Sebagaimana yang diakui Koran Sumatra Post tahun 1922: “Pada hari ini, serangan-serangan atas kami menjadi hal penting karena merupakan sikap mentalitas atas ide Perang Suci (jihad fi sabilillah, pen.)”.
Khalifah juga mengirimkan perwakilannya ke Indonesia untuk mendukung kaum Muslim. Koran Het Nieuws van den Dag, misalnya, melaporkan tentang seorang konsul dari Khalifah di Batavia bahwa dia mendukung gerakan mengembalikan Islam (Khilafah, pen.): “Di Indonesia hanya ada satu konsul, yakni di Batavia, dan dia telah menunjukkan antusiasme yang besar bagi gerakan mengembalikan Islam. Oleh karena itu, pemerintah memintanya untuk diganti.”